Pengamat: Pilkada Kota Bekasi ajang rebutan Golkar-PDIP-PKS

24 August 2017 -- 07:42 WIB // Artikel telah dibaca sebanyak 90 kali

Jakarta (ANTARA News) - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai Pemilihan Kepala Daerah Kota Bekasi pada 2018 akan menjadi ajang rebutan tiga partai politik yakni Partai Golkar, PDIP, dan PKS.

"Melihat konstelasi partai-partai yang akan maju dalam Pilkada Kota Bekasi 2018, koalisi PKS-Gerindra berpeluang mengimbangi koalisi Golkar dan bahkan besar kemungkinan akan menang," katanya di Jakarta, Senin.

Menurut dia, berkaca dari Pileg Kota Bekasi 2014, tiga partai terbesarnya adalah PDIP, Golkar, dan PKS, yang ketiganya akan berebut posisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi pada Pilkada 2018.

Untuk calon-calonnya, Hendri mengatakan sudah terlihat seperti Partai Golkar yang kemungkinan mengusung petahana Rahmat Effendi, PDIP ada mantan petahana Mochtar Mohamad, dan PKS akan mengajukan Hery Koswara.

"Sekarang para calon tersebut sedang berebut tiket di masing-masing partainya," ujarnya.

Hendri menambahkan, apalagi bila mengambil momentum Pilkada DKI Jakarta, kemungkinan PKS yang berkoalisi dengan Partai Gerindra mempunyai peluang sangat bagus untuk menang juga di Pilkada Kota Bekasi mengingat posisi Bekasi yang dekat dengan Jakarta.

Momentum kedua, lanjutnya, tokoh-tokoh yang dekat dengan ulama juga berpotensi memenangi Pilkada Kota Bekasi.

"Oleh karena itu, menurut saya, PKS akan memilih sosok lokal seperti Hery Koswara yang memahami betul persoalan Kota Bekasi, meskipun PKS juga memiliki banyak tokoh lain," ujarnya.

Hery merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi sekaligus Ketua DPD PKS Kota Bekasi.

Pendiri lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu mengungkapkan PKS juga memiliki sosok lain seperti Mardani Ali Sera atau Adang Dorodjatun, namun biasanya PKS mempersiapkan tokoh lokal untuk maju di daerah setempat.

"Ketiga sosok tersebut yakni Hery, Mardani, dan Adang memiliki kans yang seimbang," katanya.

Namun, menurut dia, Hery memiliki kelebihan karena tokoh lokal, sehingga lebih tahu permasalahan Kota Bekasi.

Secara tradisi, PKS memang sering mendorong tokoh lokal untuk maju seperti saat mengusung Ahmad Heryawan dan Ahmad Syaikhu.

"Jadi, kemungkinan besar PKS mendorong Hery Koswara atau Sutriyono," ujarnya. Sutriyono merupakan Anggota DPR RI.

Untuk kang Hery dibandingkan calon partai lain, tambah Hendri, juga lebih berpeluang dikarenakan PKS merupakan partai yang sudah teruji kekompakannya.

"Sebetulnya siapa pun yang dimajukan PKS memiliki nilai plus karena kesolidannya. Kalau ditambah sosok lokal seperti Hery, maka PKS mempunyai kans memenangi Pilkada Kota Bekasi cukup besar," ujarnya.

Ia memprediksi Pilkada Kota Bekasi akan berlangsung cukup ketat, karena situasi Pilkada DKI Jakarta akan berimbas ke Bekasi dan petahana yang juga kuat.

 

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/648020/pengamat-pilkada-kota-bekasi-ajang-rebutan-golkar-pdip-pks

POLLING

Menurut anda, klub apakah yang akan menjadi juara English Premiere League MUSIM INI?

KONTAK

Jl. Kyai Haji Abdullah Syafii No. 12
RT 012/009 Bukit Duri, Tebet Jakarta Selatan
Telepon : 021-22983630
Twitter : @surveikedaikopi
COFFEE MAKER

Sepanjang karier saya di sektor perdagangan internasional, pengem- bangan   usaha,  dan  perbankan,   salah  satu  fokus ...